PAYAKUMBUH – Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) kembali melanjutkan komitmennya dalam peningkatan sanitasi lingkungan masyarakat. Tahun 2025 ini, Dinas Perkim kembali melaksanakan program pemberian bantuan pembangunan tangki septik individu pabrikasi.
Kepala Dinas Perkim Kota Payakumbuh, Marta Minanda, S.T., M.T., menyatakan bahwa tahun ini merupakan tahun kedelapan pelaksanaan program tersebut.
“Tahun 2025 ini kami menyediakan 300 unit tangki septik pabrikasi yang akan tersebar di seluruh wilayah Kota Payakumbuh,” ujar Marta. Ia menjelaskan bahwa bantuan ini diprioritaskan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang belum memiliki tangki septik atau yang sudah ada namun kondisinya tidak layak.
Bantuan ini bersumber dari Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Payakumbuh. Hingga akhir tahun anggaran 2024, Dinas Perkim tercatat telah menyalurkan bantuan kepada 4.670 rumah tangga.
Gunakan Teknologi Canggih, Lampaui Target Nasional
Program Payakumbuh dalam pengelolaan air limbah domestik telah diakui memiliki inovasi. Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perkim, Fitra Harianto, S.T., menjelaskan keunggulan bantuan yang diberikan.
“Tangki septik yang kami berikan kepada masyarakat adalah tangki septik pabrikasi. Ini berbeda dengan tangki septik pada umumnya karena sudah menggunakan teknologi yang sangat canggih dalam meminimalisir penyebaran limbah yang mencemari lingkungan sekitar,” jelas Fitra.
Inovasi ini memberikan dampak positif signifikan terhadap capaian sanitasi di Payakumbuh. Fitra Harianto menambahkan, capaian pengelolaan air limbah di kota ini telah mencapai akses layak sebesar 99,13% dan akses aman sebesar 22,8%.
“Capaian ini bahkan telah melampaui target nasional seperti yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024, yaitu 90% untuk akses layak dan 15% untuk akses aman,” tambahnya.
Harapan untuk Peningkatan Derajat Kesehatan
Pelaksanaan program ini diharapkan dapat berjalan dengan baik melalui kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam menangani masalah pencemaran limbah.
“Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pada lingkungan dan untuk menciptakan sanitasi yang bersih serta higienis di Kota Payakumbuh,” tutup Marta Minanda.

