Payakumbuh — Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Payakumbuh mengambil peran strategis dalam pelaksanaan posyandu serentak pada puncak peringatan Hari Posyandu Nasional 2026, Rabu (29/04/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Payakumbuh ini menjadi momentum penting dalam mendorong integrasi layanan dasar, khususnya pada sektor perumahan rakyat dan kawasan permukiman sebagai bagian dari enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Kepala Dinas PKP Kota Payakumbuh, Marta Minanda, ST, MT, menyampaikan bahwa posyandu kini berkembang menjadi pusat layanan terpadu yang tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga menyentuh aspek lingkungan tempat tinggal masyarakat.
“Melalui posyandu, kita dapat mengidentifikasi secara langsung kondisi hunian masyarakat. Ini menjadi dasar bagi PKP untuk menghadirkan intervensi yang tepat, terutama dalam peningkatan kualitas rumah dan lingkungan permukiman,” ujarnya.
Ia menegaskan, kualitas hunian yang layak memiliki keterkaitan erat dengan berbagai indikator kesejahteraan, termasuk dalam upaya penurunan angka stunting dan peningkatan kesehatan keluarga.
Menurutnya, pendekatan lintas sektor melalui integrasi enam bidang SPM menjadi langkah strategis untuk memastikan pelayanan dasar dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Dinas PKP turut mendorong program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) melalui pola bantuan stimulan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
“Program ini bersifat stimulan, artinya masyarakat didorong untuk berperan aktif melalui swadaya, baik tenaga, material, maupun bentuk kontribusi lainnya. Dengan demikian, keberlanjutan program dapat terjaga,” jelasnya.
Selain itu, data yang diperoleh dari kegiatan posyandu juga menjadi salah satu rujukan dalam penentuan penerima manfaat, sehingga intervensi yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran, termasuk bagi keluarga dengan risiko stunting.
Dinas PKP menilai, sinergi lintas sektor dalam kegiatan posyandu serentak ini menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan layak huni.
“Harapannya, posyandu tidak hanya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong kualitas hidup secara menyeluruh, dimulai dari rumah sebagai fondasi utama,” tutupnya.